Hypergrace: The Misunderstood Gospel

2 pemikiran pada “Hypergrace: The Misunderstood Gospel”

  1. *KONTROVERSI HYPERGRACE*

    Istilah dan pemberian Label ‘Hypergrace’, adalah suatu bentuk cemoohan, dan penilaian sepihak yang keliru, khususnya dari DR. Michael Brown(MB) penulis buku Hypergrace, yang isinya bertujuan mendiskreditkan ajaran yang disampaikan Joseph Prince(JP) pada buku Destined to Reign, tapi kemudian istilah Hypergrace itu terus berlanjut dan digunakan oleh pihak2 yang juga tidak sepaham.

    Jadi alih-alih kontradiksi doktrin, sesungguhnya hanya kejadian perdebatan bedah buku antara 2 buku, dgn doktrin yg dipegang oleh masing2 penulis. Dalam hal ini Joseph Prince(JP) tidak terpancing meladeni perdebatan, yang ribut jadinya adalah semua pihak, dan orang2 percaya dari yang memegang doktrin Grace dan Anti-Grace.

    Masalahnya: *tidak menyambungnya KOMUNIKASI
    itu yg saya sampaikan dalam satu Seminar, saya bilang, _”ini sebenarnya adalah spt bedah buku, Destined to Reign (JP) dipandang dari HyperGrace (MB), pandangan saya dari sudut apostolik ini hrs diluruskan demi pembangunan gereja, secara fair berimbang, agar iblis tidak mengambil kesempatan”._

    Situasinya begini:
    Persepsi MB thd buku DtoR menghasilkan penilaian, bhw JP doktrinnya ‘X’, dan MB memberi label *aliran dan kelompok kasih karunia modern* ini sbg HyperGrace.

    JP melihat tuduhan bahwa doktrinnya ‘X’ tsb, di dalam buku HB, karangan MB, adalah tidak benar,
    dan merasa itu hanya persepsi MB sendiri, tidak sama dg pengajaran JP yg sebenarnya sebut saja doktrinnya ‘Y’, jadi dia tidak menanggapi ttg tuduhan HyperGrace tsb.

    Tambah kacaunya kemudian ada pihak diluar MB dan JP, yg membaca buku HG, menyatakan tidak setuju juga dg doktrin *’X’ dari JP* tsb (yg sebenarnya JP juga tidak merasa doktrinnya ‘X),

    maka *sebagian* pihak diluar ini yang sejalan dgn paham MB mendefinisikan lagi bhw doktrin yg benar *yg anti-‘X’ (dari pihak anti HyperGrace) adalah doktrin ‘Z’* yg diklaim sbg Biblical Grace (BG).

    Padahal di komunitas dunia, kekristenan dan gereja2 modern, juga memiliki *doktrin kasih karunia ‘G’* yg tidak didefinisikan dan diumumkan secara spesifik, menurut catatan berkembang sejak 1888 tapi belum, dan merasa
    tidak perlu diekspose, dimana doktrin G ini, yang *substansinya mirip tapi tidak persis sama dg doktrinnya ‘X’, ‘Y’ dan ‘Z’.*

    Untuk itu dalam strategi apostolik hrs dijernihkan situasi ini, dgn menyampaikan ke publik, dan mengkomunikasikan secara terbuka, fair, dan konstruktif, demi kesatuan umat, pembangunan gereja, dan kedewasaan tubuh Kristus.

    Saya memiliki keyakinan dan percaya bahwa Grace atau Kasih Karunia di dalam Yesus adalah BUKAN Grace over-dosis atau HyperGrace, TAPI bahkan TERLEBIH BESAR lagi, yaitu istilah saya adalah THE UNLIMITED GRACE of Jesus, that’s it!

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s